Setelah hampir tiga bulan bolak-balik sekolah-kos-kampus, akhirnya PPL saya selesai juga. Meski masih harus menyelesaikan laporan dan segala yang berkaitan dengan perpisahan, tapi sejauh ini terasa lega. Lega karena tugas praktek mengajar telah terlampaui dengan baik dan lancar. Tapi, ternyata di akhir ini, baru terasa sedihnya. Sedih karena harus berpisah dengan murid-murid cerdas di salah satu SMP negeri berstandar nasional di kabupaten Bantul ini.
Ada banyak kenangan di sana. Mulai dari kisah suka penuh tawa hingga kejengkelan kepada anak didik maupun rekan yang kurang optimal dalam kerjasama. Benar-benar membutuhkan kecerdasan emosi yang tinggi. Tak jarang ikut larut dalam kejengkelan, tapi justru malah rugi sendiri. So, jangan ditiru ya,,
Ada banyak kenangan di sana. Mulai dari kisah suka penuh tawa hingga kejengkelan kepada anak didik maupun rekan yang kurang optimal dalam kerjasama. Benar-benar membutuhkan kecerdasan emosi yang tinggi. Tak jarang ikut larut dalam kejengkelan, tapi justru malah rugi sendiri. So, jangan ditiru ya,,
