Kamis, 29 November 2012

Ujian Naik Kelas


Seorang murid yang akan naik kelas, biasanya diawali dengan ujian.
Begitulah untuk manusia di dunia, ketika Allah menghendakinya untuk 'naik kelas', biasanya Allah memberinya ujian. Maka selain ikhtiar, sabar dan taqwa adalah seutamanya pegangan.. :-)


Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. Ali Imran: 186

Jumat, 02 November 2012

Practice

Hello my friends. I am following english course again after I finished my thesis. Fortunately, I have a new teacher. There are not specially when He (my teacher) introduced his self.. But when he was writing on whiteboard, all of us are amazed because he wrote by his left-hand. Yesterday, He asked to my friend about my friend's style-writing, my friend used her right hand, but she put the pen between the point finger and the middle finger. When He asked this style to my friend, my friend talked to him that his style is strange too.
He answered that it was naturally (when he used left hand). He feel comfortable when he do anything by left hand. One of my friend asked to him, Did he change his motorcycle, He said not.  It is a good question, lets imagine, how can a lefty man use motorcycle normally when the  motorcycle speed-control is still on right? but my teacher can do it well. 
Other question is "Do you eat by left hand too, Sir?" He said "yes", when He eat with other people, but when he eat alone, he use left hand. So, did he use right hand to -you know what-?
After all, some day I hope that he will change his habbit. Because He is a moslem. And Rosul had told us that

{ يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ}
"O my son, call the name of Allah, eat with your right hand, and eat foods that are near you" (Bukhory)




Kamis, 01 November 2012

Empat Sahabat (katanya)

Cerita ini mungkin saja pernah Anda baca atau Anda dengar sebelumnya. Sementara bagi saya, cerita ini baru saya dapat di acara kajian tadi pagi. :-)

Konon pada zaman dahulu kala, ada empat sahabat yang bernama Kasihsayang, Kecantikan, Kekayaan, dan Kesedihan. Mereka sudah lama menjalin persahabatan, dan kebetulan mereka tinggal pada satu daerah yang sama.
Suatu saat, ada banjir besar melanda daerah mereka. Banjir besar ini meluluhlantahkan rumah-rumah penduduk. Di tempat si Kasihsayang, banjir sudah mencapai lutut orang dewasa. Kasihsayang panik, karena dia tidak memiliki tempat untuk menyelamatkan diri.